Sabtu, 31 Desember 2011

10 Tanya Mengapa



1. Mengapa memandang sama orang lain padahal semua orang itu berbeda?

2. Mengapa menjadi diri orang lain padahal sesungguhnya diri kita itu lebih baik?

3. Mengapa menjadi pendendam padahal sebenarnya kita mampu menjadi orang yang sabar dan lebih ikhlas?

4. Mengapa begitu serius padahal dunia ini begitu indah jika dinikmati?

5. Mengapa takut akan perpisahan padahal semua itu pasti terjadi dan tak bisa dipungkiri lagi?

6. Mengapa harus memendam perasaan padahal jujur itu lebih baik walau terkadang pahit rasanya?

7. Mengapa menunda pekerjaan padahal bisa mengerjakannya hari ini?

8. Mengapa terkadang kita terlalu banyak menebar wajah ‘jutek’ padahal senyum itu ibadah?

9. Mengapa banyak alasan untuk mengeluarkan uang tapi tidak banyak untuk urusan menabung?

10. Mengapa sulit melupakan kenangan bersama ‘the ex’ padahal orang-orang sekelilingmu adalah yang paling banyak memberi kenangan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar