1. Mengapa memandang sama orang
lain padahal semua orang itu berbeda?
2. Mengapa menjadi diri orang lain
padahal sesungguhnya diri kita itu lebih baik?
3. Mengapa menjadi pendendam padahal
sebenarnya kita mampu menjadi orang yang sabar dan lebih ikhlas?
4. Mengapa begitu serius padahal dunia
ini begitu indah jika dinikmati?
5. Mengapa takut akan perpisahan padahal
semua itu pasti terjadi dan tak bisa dipungkiri lagi?
6. Mengapa harus memendam perasaan
padahal jujur itu lebih baik walau terkadang pahit
rasanya?
7. Mengapa menunda pekerjaan
padahal bisa mengerjakannya hari ini?
8. Mengapa terkadang kita terlalu banyak menebar wajah
‘jutek’ padahal senyum itu ibadah?
9. Mengapa banyak alasan untuk mengeluarkan uang
tapi tidak banyak untuk urusan menabung?
10. Mengapa sulit melupakan kenangan bersama ‘the ex’
padahal orang-orang sekelilingmu adalah yang paling
banyak memberi kenangan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar