Selasa, 22 Februari 2011

Pesona Bumi Pertiwi



Negeriku terpampang elok poster langit biru dan relief bumi yang hijau
Dimana langitnya berpose centil
Menarik perhatian bumiku dalam derajat khatulistiwa, ujung utara dan pelosok selatan
Sebuah hal mengagumkan yang konklusinya titik!
Tiada kata pendeskripsimu
Relief tanah airku bagai sebuah surga hijau berdegradasi
Yang tak pernah luput sekejap mata untuk merasa dikagumi
Karena inilah tanah airku
Tapi dibalik semua suka cita ini, sesaat pun terkadang penuh derita
Oleh kegarangan alam dan para penghuni ajaib-ajaibnya sendiri
Surga kecil ini adalah tempat kau dan aku
Berbagi rasa saat dunia tak dapat memudahkanmu menemukan tempat bersandar
Disinilah kau kan bahagia
Disinilah kau kan menangis
Disinilah kau kan tau 
Bahwa tanah yang kau pijaki ini adalah hasil kerja keras pahatan Sang Pencipta
Hasil lukisan indah Sang Seniman Yang Maha Kuasa
Untuk kau nikmati
Kau syukuri 
Dan kau hargai keberadaanya 

Luka baru diatas Luka lamaku



Kau memberiku kebahagiaan dalam tangisku
Kau tunjukkanku semangat untuk kembali mendulang apa yang kumau
Kau hapus kerinduanku padanya yang selalu mengiringi langkahku
Kau bawa pergi semua sesalku, dan kau ubah itu untuk merasa lebih tau kau

Sayangnya langkah ini salah
Seharusnya ku tau, ini hanya kan membunuh perasaanku yang kedua kalinya
Aku tak dapat mengubah hati yang telah ditetapkan untuk orang lain
Sama saja seperti ku taruh kail dalam padang pasir
Mengharap yang tak pasti

Jalanku dan jalanmu berbeda
Hanya cinta yang membuatku tau jalanmu
Kearah mana kau melangkah
Menatapi dunia yang juga cintai dirimu

Cukuplah, aku terlalu tau tentang dirimu
Semua ini telah mengubah laju otakku
Aku hanya dapat tersenyum kecil saat melihatmu terpana melihatnya
Seakan aku mencoba kuat padahal aku sedang terbunuh keadaan

Minggu, 20 Februari 2011

Versi Indahmu




Bukan gemerlap yang menciptakan warna
Bukan pula cahaya yang menguraikan aura
Sisi indahmulah yang menjadi sorotan damba
akan pesona ayu sang pemikat rasa

Indahmu itu realisasi
Fiksi menarik yang menggugah inspirasi
Tak terpautlah seperti apa itu eksposisi
Biar jadi sekeren imajinasi

Dan kau itu punya banyak keindahan
Dan aku hanya butuh banyak kekaguman
Agar aku dapat merasakan ribuan bahkan jutaan harapan
Yang kau tebar untuk membuatku lebih berimpian

Versi indahmu 
Berbeda dengan karya lain Sang Khalik Yang Maha Penemu
Dengan keajaibannya yang tak tedeteksi semu
Itulah kamu