Sabtu, 29 Oktober 2011

11 Ciri Pemuda Pemudi Harapan Bangsa

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah dapat sedikit nyuri-nyuri waktu buat ngurus blog ini lagii ^^
Kemarin nih baru aja kita lewatin *apa tau deh lewatin* hari Sumpah Pemuda, eits, pada inget ngga yang keberapa? hehe 2011-1928 = 83! wow! usianya udah 83 tahun , semoga dengan usianya yang semakin bertambah ini semangat juang pemuda Indonesia makin bergelora , makin bersatu padu , dan makin makin yang baik lainnya hehe
Pemuda/i masa kini pastinya pengen banget jadi orang yang berhasil, baik itu di dunia maupun di akhirat, anda pasti juga dong? dan saya juga loh. Kalo pengen, yuk mari intip sedikit ilmu ini, siapa tau bemanfaat dan bisa diaplikasikan.

Pemuda/i Harapan Bangsa punya ciri-ciri seperti ini nih :

--> Zuhud (senang dalam urusan akhirat, tidak serakah)
--> Cita-citanya tertuju pada ibadah, dan banyak membaca Al-quran
--> Sedikit Berbicara
--> Menjaga Shalat yang 5 waktu
--> Menjaga diri dari perkara yang haram dan perkara yang syubhat (diragukan kehalalannya)
--> Berteman dengan orang shaleh
--> Tawadu (rendah hati)
--> Dermawan 
--> Pengasih dan penyayang terhadap makhluk Allah
--> Bermanfaat untuk manusia
--> Banyak mengingat mati

Senin, 03 Oktober 2011

Maknamu yang Tersirat

Kau tak dapat terdefinisikan lain selain indah
dan aku butuh banyak kekaguman untuk merasakan itu
Kau seuntai kata penghubung diantara dua ironi
pembesaran makna untuk elegi di sisi kosongku

Warnamu tak sekedar ilusi pendusta
Hanya saja kau mampu mengalahkan indahnya fajar dan senja
Dua keajaiban yang membuat otakku meliku
Kau tak sekedar langit yang menaungi indahnya cinta diantara kita

Kau adalahh nyanyian berarti dikala hati yang merona
Bersinar terik namun tetap berintensitas di bawah rata rata
Deretan nada yang terbuat dari cinta
dan dibangun dengan untaian syair yang disempurnakan dengan kasih pelita

Semua tentangmu adalah realisasi
Berharmonisasi dengan sekelilingmu yang berpadukan senyum atas penglihatanku
Walau terkadang aku tak menemukan peluang untuk membunuh kediamanku
dan bersilang jalan yang hanya bersisakan waktu untuk tersesal

Dan gulita malam tak begitu saja mampu menghapus pesonamu
Dan berjauh arah tak mungkin menghabisi nafasmu yang tersimpan bagiku
Dan denting waktu tak mampu membinasakan auramu yang tetap bersamaku
Dan untukmu, terima kasih untuk menyayangiku 
:)

specially for : AWP