Saya mencoba membuat artikel ini untuk meluapkan kesedihan atas kehilangan yang begitu cepat dan juga rasa untuk bangkit darinya. Selalu saja saya mengharap hari ini, selalu dan selalu seperti hari kemarin, entah pastinya saya tidak akan merasakan apa arti kehilangan dan kekuatan untuk bangkit darinya. Silahkan saja coba terka? Pasti mengerti kehilangan apa.
Kehilangan dan kekuatan bangkit itu satu. dan kalian tidak dapat dan tidak akan pernah dapat memisahkan keduanya. Kehilangan itu ada untuk menguji dan merasakan pedihnya bangkit, dan kekuatan bangkit itu ada untuk menyempurnakan diri yang harus terus belajar dari kehilangan. Sepintas tapi nyatanya selalu saja, kita terus-terusan menangis, dan membodohi diri dengan pertanyaan pertanyaan yang rumputpun malas menjawabnya.
“kenapa sih semua ini harus pergi secepat ini?”
“kenapa kebahagiaan ini cuma mampir sebentar?”
“ya Tuhan Kenapa Kau mengubah hatinya?”
Ayolah, bangkit memang sakit, melupakan yang terbiasa memang tidak mudah, sama halnya melupakan kebiasaan buruk, awal yang tak mudah dan akhir yang bahagia. Kekuatan bangkit memberi alasan mengapa kita harus menguasainya. Ini dikarenakan semakin banyak orang-orang yang putus asa mencari jalan lain agar lebih baik, lebih cepat melupakan dan SELESAI(!). Kekuatan bangkit datang dari hal-hal positif, banyak-banyak mengerjakan hal positif itu baik, dan jangan sekalipun biarkan anda sendiri, sunyi, dan akhirnya hal itu terlintas kembali.
Bagi pemula, kehilangan adalah hal paling sulit, sulit dilupakan, sulit bangkit, sulit berhenti menangis, sulit untuk tidak memikirkannya lagi, sulit masa bodoh, sampai mungkin sulit makan. Saya tau, karena saya yang dulu merasakannya. Hingga kini pun harus terus menerus ‘ulangan kehilangan’ agar dapat nilai baik untuk itu dan nggak remedial. Apa nilainya? Tentu saja diri yang makin dewasa.
Kehilangan mengajarkan kita untuk mencintai dan makin mencintai apapun yang telah kita miliki. Kehilangan juga memiliki konteks lain seperti merelakan atau melepaskan. Layaknya kehilangan versi saya, tapi tidak sebanyak tujuh yang sedang banyak dibicarakan itu.
Tips mengatasi rasa kehilangan :
-
- Berpikir Positif
Kenapa harus berfikir positif? Ya harus lah, soalnya fikiran akan terisi dengan hal hal yang kenapa-kenapa-dan kenapa lagi. Dengan beranggapan kehilangan adalah ujian berat, otak akan mengalami depresi, oleh sebab itu marilah berfikir positif!.
-
- Simpan, atau Lupakan (!)
Saya rekomendasikan untuk menghapus segala tentangnya, mulai dari hal kecil, misalnya hapus sms-smsnya yang hanya membuat kenangan itu kembali lagi.
-
- Banyak menghibur diri sendiri (lebih sering lebih baik)
Dengan menghibur diri, otak seakan melupakan kejadian-kejadian lalu, dan akhirnya fresh dengan diri yang baru.
-
- Cari aja yang baru hehe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar