Bila cahaya meredup
berkunang melewati mata
aku hidup bersama dinding dingin
tempat bersandar walau tak dapat merasa
aku hidup bukan untuk menangis
bukan untuk tersuduti caci
alam binasakanku menjadi mati
terkurung gelap dalam sisi sisi kecil
tiada satupun yang kan pahami
terlelap
untuk tersuduti mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar