Sabtu, 30 Juli 2011

Dibalik Pintu Pemuram

Aku mengisi menit kesendirianku
Dibalik pintu pemuram
Sudut-sudut sempitnya mengajarkanku bercengkrama
Dengan waktu aku mengisi kisah pagi hingga sore menjelang
Ruang ini sahabatku
Temanku berbagi semua jalan hidup yang bersamanya aku tentang
Dibawah langit-langit yang bukan pencakar langit ini
Aku menyimpan siapa aku sebenarnya
Tak ada yang mengetahui
Kecuali Tuhan,
Dinding-dinding rapuh,
Serta benda-benda mati yang seolah bagiku hidup
Aku memiliki banyak cinta
Dibalik pintu pemuram itu
Cinta yang tak ku temui
Di sisi lain pintu pemuram itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar