Ketika… adalah aksioma hidup yang menunjukkan ketidakpercayaanku pada
suatu hal yang berakhir dengan elegi. Tapi ini nyata! apa yang bisa kuperbuat?
tidak ada! sekalipun hanya teringat kembali, aku dan elegiku adalah hari ini,
dan kemarin bukanlah sesuatu yang buruk juga menjatuhkanku, hanya saja ini
menyeganiku pada sesuatu yang disebut melewatkan bersama…
Ketika aku meminta kembali, tidak
ada yang mampu dikembalikan, sebab semua telah menjarak jauh, aku seseorang
yang penuh rahasia, aku adalah ilusi sementara hidupku adalah cerita fiksi,
ketika aku beranjak, aku tau disaat itulah aku salah, dan dimana seharusnya
kembali menjadi diriku…
Ketika aku bersikeras untuk berjalan di atas semua ini, waktu
memanggilku dan menyerukan sesuatu, tak mampu, aku ini apa? Semua tidak
mengerti, hingga kembali dan kembali teringat, akankah ini berubah? Atau semua
yang menyesakkan dadaku, entah bisa kuterima atau tidak…
Ketika aku berusaha berdiri, siap lagi untuk menghadapi, menerima
kenyataan, kembalikan aku kepada
kepercayaan-Mu ya Allah, Engkau pembimbingku… penunjuk jalanku…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar